Pembelajaran Tematik di SD: Pengertian, Karakteristik dan Keunggulannya

Diposting pada

Pembelajaran Tematik di SD: Pengertian, Karakteristik dan Keunggulannya.

Pengertian Pembelajaran Tematik

Dalam pelaksanaan kurikulum 2013, pembelajaran untuk tingkat SD/MI sederajat melaksanakan pembelajaran tematik terpadu.

Sebagaimana tercantum dalam salinan lampiran Permendikbud No. 65 tahun 2013 tentang standar proses bahwa pembelajran teamatik terpadu di SD/MI/SDLB/Paket A disesuaikan dengan tingkat perkembangan siswa.

Pembelajaran tematik dimaknai sebagai pembelajaran yang dirancang berdasarkan tema-tema tertentu. Dalam pembahasannya tema itu ditinjau dan berbagai mata pelajaran. Sebagai contoh, tema “Air” dapat ditinjau dari mata pelajaran fisika, biologi, kimia, dan matematika. Lebih luas lagi, tema itu dapat ditinjau dari bidamg studi lain, sperti IPS, bahasa, dan seni. Pembelajaran tematik menyediakan keluasan dan kedalaman implementasi kurikulum, menawarkan kesempatan yang sangat banyak pada siswa untuk memunculkan dinamika dalam pembelajaran (Trianto, 2010).

Pembelajaran tematik sebagai model pembelajaran termasuk salah satu tipe/jenis daripada model pembelajaran terpadu. Istilah pembelajaran tematik pada dasarnya adalah model pembelajaran terpadu yang menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman bermakna kepada siswa (Depdiknas, 2006).

Dengan demikian dapat disimpulkan pengertian pembelajaran tematik yaitu pembelajaran yang dirancang berdasarkan tema-tema tertentu dan pembelajaran tematik sebagai model pembelajaran yang mengkaitkan beberapa matapelajaran.

Karakteristik Pembelajaran Tematik Terpadu

Menurut Daryanto (2014), pembelajaran tematik memiliki ciriciri atau karakteristik sebagai berikut :

(1) Berpusat pada siswa (2) Memberikan pengalaman langsung kepada siswa (direct experiences). (3) Pemisahan mata pelajaran tidak begitu jelas, fokus pembelajaran diarahkan kepada pembahasan tema-tema yang paling dekat berkaitan dengan kehidupan siswa. (4) Menyajikan konsep dari berbagai mata pelajaran. (5) Pembelajaran tematik bersifat luwes (fleksibel). (6) Hasil pembelajaran sesuai dengan minat kebutuhan siswa. (7) Menggunakan prinsip belajar sambil bermain dan menyenangkan.

Diterapkannya pembelajaran tematik menjadi suatu model pembelajaran di sekolah dasar yang memiliki karakteristik yang disesuaikan dengan perkembangan pendidikan pada saat ini. Sesuai dengan ciri-ciri atau karakteristik yang ada diatas karakteristik pembelajaran tematik yang berpusat pada siswa disesuaikan dengan pendekatan belajar modern yang lebih banyak menempatkan siswa sebagai subyek belajar sedangkan guru lebih banyak penerapannya sebagai fasilitator untuk memberikan kemudahan-kemudahan bagi siswa dalam aktivitas belajar.

Pembelajaran tematik dapat memberikan pengalaman langsung kepada siswa, dengan memberikan pengalaman langsung terhadap siswa dalam proses pembelajaran sehari-hari siswa dapat dihadapakan pada sesuatu yang nyata (konkrit) untuk lebih memahami hal-hal yang abstarak. Dalam pembelajaran tematik pemisahan mata pelajaran tidak begitu jelas hal ini bertujuan untuk memfokuskan siswa dalam proses pembelajaran dan membahas tema-tema yang paling dekat dengan kehidupan siswa.

Pembelajaran tematik menyajikan konsep-konsep dari berbagai mata pelajaran dalam suatu proses pembelajaran. Dengan demikian, membantu siswa dalam mengahadapi dan memecahkan masalahmasalah yang akan ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pembelajaran tematik bersifat fleksibel guru dapat mengkaitakan bahan ajar satu mata pelajaran dengan mata pelajaran yang lainnya, dengan begitu bahan ajar yang digunakan oleh guru lebih efesien.

Hasil belajar sesuai dengan minat kebutuhan siswa pada pembelajaran tematik guru dapat mengoptimalkan potensi yang dimiliki siswa sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya. Prinsip belajar sambil bermain dan menyenangkan dalam pembelajaran tematik siswa tidak merasa bosan dalam proses pembelajaran dengan menggunakan teknik pembelajaran yang bervariasi dan menyenangkan bagi siswa.

Dengan demikian dapat disimpulkan karakteristik pembelajaran tematik yang berpusat pada siswa dan memberikan pengalaman langsung terhadap siswa untuk dihadapkan terhadap suatu yang nyata. Dan menyajikan konsep dari berbagi matapelajaran agar mengefesiensikan bahan ajar yang digunakan guru. Dan menggunakan prinsip belajar sambil bermain dan menyenangakan agar siswa tidak mudah merasa bosan.

Keunggulan dan Manfaat Model Pembelajaran Tematik Terpadu

Pembelajaran tematik sebagai bagian dari pembelajaran terpadu memiliki banyak keuntungan yang dapat dicapai yakni :

  • Memudahkan pemusatan perhatian pada satu tertentu.
  • Siswa mampu mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi dasar antar isi mata pelajaran dalam tema yang sama.
  • Pemahaman materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan.
  • Kompetensi dasar dapat dikembangkan lebih baik dengan mengaitkan mata pelajaran lain dengan pengalaman pribadi siswa.
  • Lebih dapat dirasakan manfaat dan makna belajar karena materi disajikan dalam konteks tema yang jelas.
  • Siswa lebih bergairah belajar karena dapat berkomunikasi dalam situasi nyata, untuk mengembangkan suatu kemampuan dalam suatu mata pelajaran dan sekaligus dapat mempelajari mata pelajaran lain.
  • Guru dapat menghemat waktu, sebab mata pelajaran yang disajikan secara tematik dapat dipersiapkan sekaligus, dan diberikan dalam dua atau tiga pertemuan, dan waktu selebihnya dapat dimanfaatkan untuk kegiatan remedial, pemantapan, atau pengayaan materi (Trianto, 2011).

Keunggulan pada pembelajaran tematik yang telah disebutkan diatas dapat ditinjau dari aspek guru dan siswa keunggulan pembelajaran tematik bagi guru yaitu, guru memiliki lebih banyak waktu dalam proses pembelajaran sebab mata pelajaran yang disajikan secara tematik, materi pembelajaran tidak dibatasi oleh jam, melainkan dapat dilanjutkan sepanjang jam sekolah. Dalam proses pembelajaran mata pelajaran dan topik yang diajarkan secara logis dan alami karena materi yang disajikan dalam konteks tema yang jelas dan berhubungan dengan kehidupan sehari-hari.

Keunggulan pembelajaran tematik pada siswa yaitu, siswa lebih memfokuskan diri pada proses belajar, daripada hasil belajar karena siswa lebih bergairah belajar dan dapat berkomunikasi dalam situasi nyata, untuk mengembangkan suatu kemampuan dalam suatu mata pelajaran dan sekaligus dapat mempelajari mata pelajaran lain.

Menurut Daryanto (2014), ada beberapa manfaat yang dapat dipetik dari pelaksanaan pembelajaran tematik, yaitu:

  • Dengan menggambungkan beberapa kompetensi dasar dan indikator serta isi mata pelajaran akan terjadi penghematan, karena tumpang tindih materi dapat dikurangi bahkan dihilangkan;
  • Siswa mampu melihat hubungan-hubungan yang bermakna sebab isi/materi pembelajaran lebih berperan sebagai sarana atau alat bukan tujuan akhir;
  • Pembelajaran menjadi utuh sehingga siswa akan mendapat pengertian mengenai proses dan materi yang tidak terpecahpecah;
  • Dengan adanya pemaduan antar mata pelajaran maka penguasaan konsep akan semakin baik dan meningkat.

Dengan demikian dapat disimpulkan keunggulan dan manfaat pada pembelajaran tematik yaitu, dalam keunggulan pembelajaran tematik dapat ditinjau dari aspek guru dan siswa, guru lebih memiliki banyak waktu dalam proses pembelajaran sedangkan siswa mampu fokus dalam proses belajar. Dan manfaat dari pembelajaran tematik pembelajaran menjadi utuh sehingga siswa akan mendapat pengertian mengenai proses dan materi yang tidak terpecah-pecah.